VISAO MISAO OBJECTIVO HAKSESUK BOLA FH KKN HOME FH LPV ARTIGOS FH MUZIKA LIA MENON FH RESPONDE
Bloku Unidade Popular Associação Popular Monarquia Timorense Kmanek Haburas Unidade Nasional Timor Oan Partido Esperança da Pátria Partido Socialista de Timor Partido Desenvolvimento Popular Congresso Nacional para a Reconstrução de Timor-Leste Partido Republicano União Democrática Timorense Partido Democrata Cristão Partidu Movimento Libertasaun Povu Maubere Partidu Libertasaun Popular Partido Democratico União Nacional Democrática de Resistência Timorense Partido Unidade Desenvolvimento Democrático Partido Timorense Democratico Frenti-Mudança Partido Social Democrata Centro Ação Social Democrata Timorense Partido do Desenvolvimento Nacional Frente Revolucionaria de Timor-Leste Independente
NICOLAU LOBATO
“O povo de Timor-Leste está reconstruindo com o seu próprio suor, com o seu próprio sangue uma pátria revolucionaria democrática, uma terra livre para gente livre”.

Espelho da Realidade
A Esperança Nunca Morre
TIMOR-LESTE



Interview with Fernando Lasama de Araujo: On the road to democracy, where the streets have no name
UKUN HAMUTUK?
Sorumutu "Meja Bo'ot" nakonu ho "bua-malus". Sei lo'ok ba malu hela hodi mama hamutuk.
Fretilin
Fretilin - CNRT
Fretilin - PLP
Fretilin - PD
Fretilin - KHUNTO

 
 
   

sexta-feira, 9 de abril de 2010

Tangggapan terhadap tulisan saudara Raimundo tentang 5 siswi são Pedro jadi selebritis dan bugil, orang tua-guru mempermasalahkan pemberitaan media

Oleh Cecilia Pinheiro*

Sering kali saya membaca tulisan anda dan langsung ingin menanggapi beberapa kalimat anda:

Dalam alinia I anda menulis bahwa media massa juga bisa menjadi sarana hiburan saat kepenatan mulai kita rasakan. Bila dimanfaatkan dengan tepat, media massa bisa menjadi alat yang akan memperkaya pengetahuan kita. Namun sebaliknya, media massa juga bisa menjadi "pembunuh" bila tidak digunakan dengan bijaksana. Nah sudah bijaksanakah STL dengan memberitakan kasus ini?? Memang betul foto-foto para gadis tersebut sudah beredar di Internet, namun bukan berarti STL berhak mempublikasikan hal tersebut hingga diketahui seluruh negri, seperti kita tahu bahwa tidak semua orang Timor Leste dapat mengaksess internet, hanya segelintir orang saja termasuk saya dan anda, jadi cukuplah hanya kita saja yang tahu tak perlu semua orang harus tahu. Dimanakah letak kebikjaksanaan itu? Bukankah STL mulai menjual gosip? Walaupun itu bukan gosip namun dengan menyajikan berita semacam itu korang anda makin laris manis.

Anda cenderung menuduh dan mempersalah remaja-remaja putri tersebut beserta orang tua dan para pendidiknya, menurut saya orang tua maupun guru sama sekali tidak bersalah yang bersalah adalah remaja-remaja itu sendiri yang tidak menghormati tubuh mereka sendiri, orang tua dan guru sudah tentu mendidik dan mengajarkan etika moral yang baik bagi anak dan peserta didik mereka. Hanya saja anak-anak dan peserta didik mereka itulah yang tidak menghiraukan ajaran dan didikan dari orang tua dan guru mereka. mereka ingin have fun dan berhura – hura yang tidak mereka sadari akhirnya jadi bumeran karena mereka sedang dalam tahapan masa remaja yang anda jelaskan panjang lebar itu.

Tetapi bukan berarti dengan seenaknya anda menyebut berulangkali para remaja itu dengan sebutan wanita intertaiment, selebritis dan bugil. Jelas-jalas mereka bukan selebritis yang bekerja dilahan intertaiment karena mereka tidak mendapatkan upah sedikit pun dari pose-pose itu, dan perlu anda ketahui pose mereka juga tidak sampai bugil kan? belum tentu ke-8 siswi tersebut yang menyebarkan pose mereka ke internet bisa jadi ini kerjaan orang iseng yang dengan sengaja mau mempublikasikan foto-foto tersebut, seperti kita ketahui bahwa banyak artis dan selebritis yang sesungguhnya jadi korban tangan-tangan iseng di dunia maya itu.

Sekarang Dengan berita yang disajikan oleh STL, apa yang didapat oleh 8 siswi tersebut dan para orang tua mereka, “malu” Sementara STL berpesta ria karena korangnya laris manis berarti dengan sengaja STL telah mempermalukan orang tua, guru dan 8 siswi tersebut demi kepentingan sendiri.

Seharusnya STL sebagai media informasi yang baik menyajikan berita-berita aktual yang didapat dari nara sumber yang nyata dalam negri bukan mengutip berita dan gosip dari internet, kalau mau mengutip yah kutiplah berita yang berbobot misalnya cara orang tua menghadapi kenakalan remaja masa kini dan lain-lain yang lebih bermanfaat bagi warga masyarakat Timor Leste.

* Tinggal di Becora-Becusse Centro!

Sem comentários:

Enviar um comentário

Nota: só um membro deste blogue pode publicar um comentário.